Pages

Showing posts with label Sales clouds. Show all posts
Showing posts with label Sales clouds. Show all posts

Wednesday, 21 September 2016

SALESFORCE : Update Field Opportunity dari Contact Roles di Opportunity

Di Opportunity terdalapat Section Contact Roles yang berfungsi untuk memasukkan siapa saja pihak pelanggan yang terkait dengan opportunity tersebut. Dan pada contact roles kita bisa menandai siapa yang menjadi Primary Contact.

Apabila kita bermaksud export file melalui data loader ataupun Apex Triger untuk mengeluarkan nama dan contact number primry contact, hal ini tidak bisa dilakukan karena record diletakkan di tempat yang berbeda. Oleh karena itu, kita harus membuat field baru di Opportunity untuk menampung Primari Contact Name dan Primary Contact Number.

Kedua field ini tidak bisa kita set menggunakan formula(Dikarenakan tidak bisa mengambil field dari child record) ataupun Roll up summary (dikarenakan tidak ada pilihan di Summarized Object). Hal ini hanya bisa dilakukan dengan membuat triger dengan code seperti di bawah ini :

Thursday, 15 September 2016

SALESFORCE : Validasi Opportunity dengan Status Closed Won atau Lost Tidak Bisa Diedit

Opportunity yang statusnya Closed Won atau Closed Lost, sudah selayaknya tidak bisa diubah kembali, karena data tersebut sudah final dan supaya tidak merubah report yang digenerate date object tersebut. Oleh karena itu, kita harus melakukan validasi, apabila Opportunity sudah berstatus closed (bukan pada saat disimpan statusnya baru berubah menjadi closed), maka akan ada pesan error bahwa Opportunity tidak bisa diedit).

Thursday, 8 September 2016

SALESFORCE: Posting ke Chatter Pada Apabila Status Opportunity Berubah Menjadi Closed Lost

Opportunity yang gagal bisa dijadikan bahan pembelajaran baik bagi sales maupun bagi level managemen untuk meningkatkan kualitas penjualan. Pada kasus kali ini, kita akan memberikan notifikasi ke Chatter apabila status opportunity bernilai Closed Lost.

Wednesday, 7 September 2016

SALESFORCE : Mengecek Ketersediaan Ruangan Yang Disewakan

Sebuah perusahaan menyewakan ruang kerja. Sales yang akan membuat Opportunity harus mengetahui ruangan mana yang tersedia untuk disewakan pada tanggal tersebut.
Apabila Opportunity telah mencapai stage Deal Win atau Closed Won, maka product pada opportunity tersebut tidak bisa disewa pada tanggal yang bersamaan.

Wednesday, 27 April 2016

Salesforce : Kirim Email ke Manager Pemilik Owner secara Otomatis pada saat Closed Won

Dikondisikan pada saat opportunity disimpan dengan stage "Closed Won", secara otomatis dikirimkan email ke manager pegawai yang membuat Opportunity tersebut.
Untuk menjalankan case ini, kita bisa menggunakan Triger di Opportunity. Buat Triger baru dengan code sebagai berikut ini :

trigger managername on Opportunity (after update) { 
    Opportunity i=[select ownerid,name, id,Owner.manager.email,Owner.manager.name from opportunity where id=:trigger.newMap.keySet()];
    for (Opportunity o : Trigger.new) 
    { 
        if(o.StageName=='Closed Won'){  
            String userEmail = i.Owner.manager.email; 
            String opportunityName = i.name;
            Messaging.SingleEmailMessage mail = new Messaging.SingleEmailMessage(); 
            String[] toAddresses = new String[] {userEmail}; 
            mail.setToAddresses(toAddresses); 
            mail.setSubject('Automated email: Opportunity Closed Won'); 
            String body = 'Congratulation! Your opportunity ' + opportunityName + ' has been closed won'; 
            mail.setPlainTextBody(body); 
            Messaging.sendEmail(new Messaging.SingleEMailMessage[]{mail});
        } 
    } 
}

Triger diatas dieksekusi tidak hanya pada saat menyimpan opportunity dengan perubahan stage menjadi "Closed Won", tetapi juga dieksekusi pada saat user clone opportunitu yang stagenya juga "Closed Won".

Link Referensi :
https://help.salesforce.com/apex/HTViewSolution?id=000181297&amp%3Blanguage=en_US

Thursday, 21 April 2016

SALESFORCE : The Feature of Sales Clouds

Contact Management
Mempunyai data kostumer lengkap, yaitu mencangkup : daftar aktivitas, kontak utama, riwayat komunikasi dengan kostumer dan diskusi internal mengenai kostumer tersebut.
Medapatkan informasi dari berbagai media sosial yang popular seperti facebook, Twitter, LikeInd, dan Youtube yang diakses melalui salesforce. Melalui sosial media, kita bisa mengetahui komentar kostumer mengenai produk atau service sehingga menambah wawasan berhaga dan lebih proaktif dalam menyiapkan jawaban atas isue yang ada.
Mempersiapkan rapat dengan kostumer dengan data dan segala update terbaru mengenai kostumer, membuat kita lebih percaya diri dan mengetahui strategi apa yang akan digunakan pada saat berkomunikasi dengan kostumer.

Opportunity Management
Mendapatkan data lengkap kesepakatan tim(apakah kesepakatan tersebut menguntungkan), mengetahui posisi tahapan transaksi, produk, mengetahui siapa yang menjadi saingan dalam kesempatan ini, dan lain sebagainya.
Tetap terkoneksi dengan banyak orang dan informasi terbaru yang dibutuhkan untuk penjualan melalui Chatter.
Salses selalu melakukan update di salesforce terkait aktivitas penjualan yang dilakukan. Data tersebut dengan segera bisa merefleksikan pejualan dan perkiraan di salesforce untuk mengendalikan proses, produktivitas dan konsistensi.
Melalu sales force, salse bisa membuat autogenerate penawaran dan segera mengirimkan ke kustomer.

Salesforce Engange
Melalui salesfoce, kita bisa mengirim email, undangan meeting ke email, mengikut sertakan kostumer diacara campaign, membuat perencanaan untuk memprospek kostumer. Dan semua riwayat tersimpan. Dengan demikian, user dapat memahami interaksi dengan kostumer dan mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu (terdapat feature untuk mengingatkan user melakukan aktivitas yang sudah direncanakan sebelumnya).
Melalui grafik yang ada di dashboard, kita bisa mendapatkan data statistik untuk memudahkan monitor da mengontrol kesuksesan campaign.

Sales Colaboration
Dengan menggunakan Chatter, semua sales dan user dapat berbagi informasi. Melalui portal ini user juga dapat mencari informasi dan orang yang dibutuhkan. Dan feature ini juga bisa digunakan melalui perangkat apa saja, kapan saja dan dimana saja.

Sales Performance Managemant
Manager dapat memotivasi dan melatih tim penjualan secara langsung melalui salesforce untuk mencapai target. Dengan mendapatkan semua data aktivitas penjualan, memudahkan dalam membuat tujuan yang terkait langsung degan salesforce. Hal ini memudahkan untuk melacak dan mengukur pergerakan kemajuan bulanan, kuartal dan tahunan. Memudahkan dalam mengevaluasi performance berdasarkan aktivitas yang dilakukannya.

Lead Management
Salesforce memudahkan dalam medapatkan data yang tepat mengenai Lead. Mengetahui campaign mana yang diikuti lead, kontak terbaru, dan bisa  melihat semua aktivitas relevan untuk mengconvert lebih banyak lead. Lead mempunyai score untuk mengklasifikasikan bagaimana reaksi mereka terhadap produk dan service dan apakah lead tersebut mempunyai qualified. Hal ini memudahkan sales untuk terus melakukan follow up lead yang menunjukkan ketertarikan dan bisa diprospek.
Kita juga bisa melakukan track campaign berdasarkan lead yang sudah diconvert menjadi kostumer. Dengan demikian kita bisa membuat keputusan cerdas untuk melakukan investasi dan melihat pengaruh aktivitas marketing terhadap grafik penjualan.

Partner Management
Tidak hanya me-manange sales dan marketing internal, salesforce juga memberikan feature untuk memanage aktivitas penjualan yang dilakukan degan partner. Apabila partner juga menggunakan salesforce, maka salesforce kita bisa dikoneksikan dengan salesforce partner, dengan demikian, kita akan mendapatkan data terbaru, akurat dan meningkatkan produktivitasnya.

Mobile
Tidak hanya bisa diakses melalui komputer(website), salesforce juga bisa diakses menggunakan beraneka device (tablet, handphone, smart watch, etc). User bisa melakukan berbagai aktivitas di salesforce seperti manage sales, input data, analisa, mengatur jadwal dan pengingat jadwal dimana saja dan kapan saja.

Workflow and Approvals
Setiap perusahaan tentu saja memiliki SOP dan kebijaksanaan tersendiri terkait proses penjualan dan permintaan persetujuan. Salesforce memiliki feature untuk pengaturan tersebut hanya dengan melakukan setting sesuai degan kebutuhan dan kebijakan perusahaan.

Inside Sales Console
Didalam konsole sales, terdapat berbagai macam informasi detail terkait antara data kostumer, aktivitas yang dilakukan. Hal ini memudahkan sales untuk melakukan follow up lead.

Email Integration
Apabila kita menggunakan outlook, maka kontak, kalender, email dan task bisa disinkronisasikan dengan salesforce. Semua berbasis clouds, oleh karena itu kita bisa mengakses dimana saja. Email kostumer yang masuk di outlook, bisa berinteraksi dengan salesforce yang dihubungkan dengan contact, opportunity atau account. Dengan data yang saling terintegraasi, memampukan sales untuk menanggapi kostumer dengan cara yang menarik dan konsisten dengan penawaran yang pernah diberikan sebelumnya.
Sales Forcasting
Berdasarkan opportunity yang telah diinput, salesfoce menyediakan feature forcasting untuk memperlihatkan perkiraan pernjualan. Perkiraan tersebut bisa digolongkan beradasarkan status opportunity, period. Hal ini memudahkan dalam mengambil langkah-langkah kebijakan untuk mengoptimalkan penjualan.

Report and Dashboard
Salesforce mempermudah dalam membuat laporan. User dapat melakukan seting laporan hanya dengan drag dan klik saja, fileter, grouping dan membuat chart sesuai dengan kebutuhan.

Teritory Management
Teritory rule dan hirarky yang dibuat bisa diduplikasi sehinggal bisa mengeksplore alternative model lainnya.

File Sync and Share
Keterhubungan antar device, memudahkan untuk sinkronisasi data yang tersimpan di setiap device. Hal ini dapat meminimisasi kesalahan yang disebabkan karena data yang digunakan atau diberikan ke kostumer bukanlah data yang terbaru.