Pages

Showing posts with label Tutorial Salesforce. Show all posts
Showing posts with label Tutorial Salesforce. Show all posts

Thursday, 28 September 2017

SALESFORCE : Merubah Tampilan Template Console

Selain mengganti logo, Salesforce juga bisa mengganti warna template menyesuaikan dengan brand perusahaan, seperti gambar di bawah ini.

Wednesday, 6 September 2017

SALESFORCE: Roll Up Summary Lookup Relationship

Roll-up Summary adalah tipe field untuk mengoperasikan data child dari suatu object. Operasi yang dapat dilakukan antara lain :
  1. COUNT : Menghitung total child yang terhubung
  2. SUM : Menjumlahkan field pada child yang terhubung
  3. MIN : Mencari nilai minimum suatu field dari child yang terhubung
  4. MAX : Mencari nilai maksimum suatu field dari child yang terhubung

SALESFORCE : Perbedaan Lookup Relationship dengan Master-Detail Relationship

Untuk menghubungkan antar object di Salesforce, ada dua tipe field yang dapat digunakan, yaitu :

  1. Lookup Relationship
  2. Master-Detail Relationship
Berikut perbedaannya :

Keterangan Lookup Relationship Master-Detail Relationship
Jumlah maksimal Tidak ditentukan (selama masih ada quota) 2 Field
Status Required Not Required (tidak wajib) Required (wajib)
Keterkaitan dengan Parrent Apabila parrent dihapus, child tetap ada Apabila parrent dihapus, secara otomatis child akan ikut tehapus
Roll-up Summary Tidak dapat menggunakan Roll-up Summary Dapat menggunakan Roll-up Summary


Namun, ada cara tersendiri apabila kita mau menggunakan roll-up summary untuk tipe field Lookup Relationship, klik disini.

Tuesday, 5 September 2017

SALESFORCE : Mengatur Ukuran Gambar di Field Formula

Salesforce bisa menampilkan gambar di formula field (untuk membuat gambar tampil di Product, klik disini). Ukuran gambar yang ditampilkan bisa disesuaikan panjang dan lebar sesuai dengan keinginan kita. 

Akan tetapi, bisa saja ukuran gambar yang diupload ukurannya berbeda, sehingga jika kita tentukan panjang dan lebarnya, tampilan gambarnya kurang sesuai, seperti gambar di bawah ini.

Monday, 4 September 2017

SALESFORCE: Menampilkan Gambar di Suatu Field

Di salesforce kita bisa menampilkan gambar di dalam object dengan membuat suatu field. Misalnya kita mau menampilkan gambar product di object product.

Hanya saja, tidak ada field yang tipe datanya image yang bisa langusng menampilkan gambar. kita bisa melakukannya dengan membuat formula untuk menampilkan gambar. Pertama-tama, gambar harus terlebuh dahulu kita upload di object Document. Setelah gambar diupload, maka kita simpan ID gambar pada suatu field di Product. Field formula akan membaca ID gambar dan menampilkannya.

SALESFORCE : Menghilangkan Verifikasi pada saat Login

Pengaturan standart Salesforce meminta user untuk memasukan kode verifikasi  untuk pertama kali dalam suatu browser. Kode verifikasi akan dikirimkan ke email user atau SMS ke nomor HP user. Hal ini guna untuk menjaga keamanan data, mencegah orang lain login tanpa sepengetahuan user.

Sunday, 8 January 2017

Salesforce : Object Baru Tidak Ditampilkan di Tab Wizards

Setelah membuat object baru, kita mengharapkan object tersebut langsung terlihat di tab. Tapi setelah kita membuat object baru, ternyata object tersebut tidak ditampilkan di Tab. Hal ini disebabkan karena tidak memilih "Launch New Custom Tab Wizard after saving this custom object" pada saat membuat object baru.

Berikut langkah-langkah untuk menampilkan di Tab Wizard :

SALESFORCE : Membuat Object Baru

Dalam suatu database, kita mengenal table dan field. Pada Salesforce, table biasa disebut dengan Object dan field tetap disebut dengan field. Salesforce memiliki default object yaitu object yang sudah ada dari Salesforce, yaitu : Account, Contact, Leads, Opportunities, Case dan lain sebagainya.

Dalam penerapan Salesforce, bisa saja dibutuhkan object tambahan supaya Salesforce bisa digunakan secara optimal. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa digunakan untuk menambahkan suatu object :

Tuesday, 3 January 2017

SALESFORCE: On Demand Service Email-to-Case

On Demand Service memungkinkan semua email yang masuk akan membuat Case baru secara otomatis tanpa harus download dan instal Email-to-Case Agent,

Berikut adalah langkah-langkah untuk setting :

  1. Setting Case Owner
  2. Check mark beberapa item ini di Setup > Build Customize > Cases > Email-to-Case:
    1. Enable Email-to-Case
    2. Enable On-Demand Email to Case
  3. Membuat Routing Address
  4. Setting forwarding ke Email Service Address yang didapatkan setelah melakukan langkah ketiga.

Wednesday, 21 September 2016

SALESFORCE : Edit Company Name Pada saat Convert dari Personal Account ke Business Account

 Pada artikel sebelumnya, telah dibahas bagaimana mengubah Personal Account Menjadi Business Account. Hasil dari convert pada artikel tersebut, company name sama dengan contact account.

Pada kesempatan kali ini, di Personal Account akan dibuat suatu Field baru dengan nama Company Name. Company Name ini menampung nama Companya yang akan digunakan apabila Personal Account di convert menjadi Business Account. Apabila pada saat diconvert field Company Name-nya blank, maka sistem akan memberikan alert.

SALESFORCE : Update Field Opportunity dari Contact Roles di Opportunity

Di Opportunity terdalapat Section Contact Roles yang berfungsi untuk memasukkan siapa saja pihak pelanggan yang terkait dengan opportunity tersebut. Dan pada contact roles kita bisa menandai siapa yang menjadi Primary Contact.

Apabila kita bermaksud export file melalui data loader ataupun Apex Triger untuk mengeluarkan nama dan contact number primry contact, hal ini tidak bisa dilakukan karena record diletakkan di tempat yang berbeda. Oleh karena itu, kita harus membuat field baru di Opportunity untuk menampung Primari Contact Name dan Primary Contact Number.

Kedua field ini tidak bisa kita set menggunakan formula(Dikarenakan tidak bisa mengambil field dari child record) ataupun Roll up summary (dikarenakan tidak ada pilihan di Summarized Object). Hal ini hanya bisa dilakukan dengan membuat triger dengan code seperti di bawah ini :

Thursday, 15 September 2016

SALESFORCE : Validasi Opportunity dengan Status Closed Won atau Lost Tidak Bisa Diedit

Opportunity yang statusnya Closed Won atau Closed Lost, sudah selayaknya tidak bisa diubah kembali, karena data tersebut sudah final dan supaya tidak merubah report yang digenerate date object tersebut. Oleh karena itu, kita harus melakukan validasi, apabila Opportunity sudah berstatus closed (bukan pada saat disimpan statusnya baru berubah menjadi closed), maka akan ada pesan error bahwa Opportunity tidak bisa diedit).

Wednesday, 14 September 2016

SALESFORCE : Cara Membuat Personal Account

Default Account yang ada di Salesforce adala Company Account. Untuk mendapatkan feature Personal Account, maka kita harus mengajukan permintaan dengan membuat case terlebih dahulu dan mengikuti beberapa langkah yang mereka ajukan.

Pada saat mengajukan permintaan, pastikan bahwa anda benar-benar membutuhkan feature ini. Karena apabila feature ini sudah diberikan maka tidak bisa dihilangkan lagi.

SALESFORCE : Perbedaan Person Account dengan Business Account

Object Account pada salesforce digunakan untuk menyimpan data-data pelanggan (customer). Standar salesforce Account diperuntukkan pelanggan yang berbentuk badan usaha (perusahaan). Akan tetapi berdasarkan kebutuhan pasaran, tidak jarang yang memiliki pelanggan perorangan. Oleh karena itu, salesforce memberikan feature Person Account untuk menyimpan data pelanggan perorangan.